Ketika Tuhan Bersalah - Bagian 3
Tuhan Tidak Pernah Memihak Rasa tidak adil sering kali tidak lahir dari kegagalan, melainkan dari perbandingan. Dari melihat orang lain berjalan lebih ringan di jalur yang terasa sama. Dari menyaksikan hidup orang lain tampak rapi, sementara hidup sendiri penuh tambalan. Di situlah luka sosial mulai bekerja, bukan sebagai kecemburuan terbuka, tetapi sebagai pertanyaan yang terus mengendap: mengapa hidup bisa seberbeda ini? Banyak orang berusaha menenangkan diri dengan kalimat, “Jangan bandingkan hidupmu dengan orang lain.” Namun perbandingan tidak selalu disengaja. Ia muncul setiap kali melihat usaha yang serupa berakhir dengan hasil yang jauh berbeda. Ketika satu orang berdoa dan segera mendapat jawaban, sementara yang lain harus menunggu tanpa kepastian. Ketika satu orang jatuh dan langsung ditopang, sementara yang lain dibiarkan belajar bangkit sendirian. Di titik itu, Tuhan mulai terasa tidak netral. Bukan karena manusia ingin diistimewakan, tetapi karena perlakuan yang t...